Mengantisipasi Gempa Bumi, Anda Pilih Mana: Batako, Bata Ringan atau Bata Merah?

Anda sedang menimang-nimang untuk bangun rumah, atau mungkin sedang mencari rumah sehingga mungkin penting menelisik secara detail, jenis dan kwalitas material apa yang dipergunakan oleh para tukang untuk membangun dan memoles rumah Anda. Nah, di dalam dunia bangun membangun, konstruksi dinding rumah, dinding pagar tidak termasuk dinding hati 🙂 kita kenal ada tiga jenis bahan bangunan pembuat dinding yang lasim dipakai orang yakni; Bata Merah, Batako (Batako Putih, Batako Press, Bataton), Bata Ringan.

Nah, bagaimana perbandingan antara material-material ini? Berikut artikel yang ditulis http://pradinipus.wordpress.com.

BATAKO PUTIH (TRAS)

  • Batako putih dibuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Campuran tersebut dicetak, lalu dibakar. Tras merupakan jenis tanah berwarna putih / putih kecoklatan yang berasal dari pelapukan batu-batu gunung berapi.
  • Umumnya memiliki ukuran panjang 25-30 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 14-18 cm.
  • Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
  • Batako tras = 25 buah
  • Semen = 0,215 sak
  • Pasir ayak (pasir pasang) = 0,025 m3
  • Kelebihan dinding batako putih:
    1. Pemasangan relatif lebih cepat.
    2. Harga relatif murah.
  • Kekurangan dinding batako putih:
    1. Rapuh dan mudah pecah.
    2. Menyerap air sehingga dapat menyebabkan tembok lembab.
    3. Dinding mudah retak.
    4. Penggunaan rangka beton pengaku relatif lebih banyak, antara 7,5-9 m2.

BATAKO SEMEN PC / BATAKO PRES

  • Batako pres dibuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu.
  • Ada yang dibuat secara manual (menggunakan tangan), ada juga yang menggunakan mesin. Perbedaannya bisa dilihat pada kepadatan permukaan batakonya.
  • Umumnya memiliki ukuran panjang 36-40 cm, tebal 8–10 cm, dan tinggi 18-20 cm.
  • Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
    1. Batako pres = 15 buah
    2. Semen PC = 0,125 sak
    3. Pasir ayak (pasir pasang} = 0,015 m3
  • Kelebihan dinding batako pres:
    1. Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
    2. Pemasangan lebih cepat.
    3. Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.
  • Kekurangan dinding batako pres:
    1. Harga relatif lebih mahal dibanding batako tras.
    2. Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
    3. Mudah dilubangi karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya

BATATON

Bataton terbuat dari campuran semen, agregat, pasir, kerikil, air dan bahan khusus lain. Bahan-bahan ini dicetak dalam berbagai bentuk yang kemudian disebuat sebagai bataton. Bentuk-bentuk bataton ini menyisakan rongga pada bagian dalamnya.Rongganya bisa diisi baja untuk tiang kolom, juga bisa sebagai jalur pipa air dan kabel listrik.

Banyak pilihan bentuk bataton yang diproduksi oleh Holcim ini. Sebut saja blok beton berprofil H untuk dinding, bataton profil U untuk balok pengikat fondasi (sloof ), dan balok pengaku (ringbalk ), serta bataton bentuk kolom. Sedangkan bataton balok, rooster , dan lengkung menjadi material pendukung elemen rumah.

Rongga pada bataton dapat berperan juga sebagai isolator panas. Rongga tersebut dapat menangkap rambatan radiasi panas pada dinding akibat terpapar terik matahari. Dengan begitu, suhu radiasi panas pada dinding tak seluruhnya merembes sampai ke dalam ruangan.
Daya tarik lain dari bataton adalah proses konstruksinya lebih ekonomis jika dibandingkan bata merah. Contohnya pembuatan dinding bata merah yang memerlukan bingkai struktur (kolom praktis, sloof , dan ringbalk ), yang harus menggunakan cetakan (bekisting ). Selain menunggu masa keras beton, bekisting pada bingkai struktur dinding tadi harus dilepas. Untuk pemasangannya, minimal satu hari, dicor, besok dilepas, baru dipasang lagi. Kalau pakai blok beton cukup dalam satu hari, dapat diisi tulangan besi, lalu bisa ditaruh pada atasnya. Tidak perlu menggunakan bekisting. Jadi hemat kayu, waktu dan tenaga. Konstruksi jadi lebih ekonomis.

BATU BATA MERAH 

  •  Batu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar. Tidak semua tanah lihat bisa digunakan. Hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu.
  • Umumnya memiliki ukuran: panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm.
  • Berat rata-rata 3 kg/biji (tergantung merek dan daerah asal pembuatannya).
  • Bahan baku yang dibutuhkan untuk pasangan dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan. Untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya, 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diayak). Untuk dinding yang tidak harus kedap air, dapat digunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6.
  • Kelebihan dinding bata merah: Kedap air sehingga jarang terjadi rembesan pada tembol akibat air hujan, Keretakan relatif jarang terjadi, Kuat dan tahan lama, Penggunanaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9-12 m2.
  • Kekurangan dinding bata merah:Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan batako dan bahan dinding lainnya, Biaya lebih tinggi jika dibandingkan dengan batako.

BATA RINGAN

  •  Bata hebel dibuat dengan mesin di pabrik. Bata ini cukup ringan, halus, dan memiliki tingkat kerataan yang baik.
  • Bata ini terbuat dari campuran semen, pasir dan foam atau zat kimia yang berfungsi untuk memekarkan adonan campuran sehingga bata ini tidak padat, tidak kokoh namun rapih.
  • Bisa langsung diberi aci tanpa harus diplester terlebih dulu, dengan menggunakan semen khusus. Bahan dasar acian/semen tersebut adalah pasir silika, semen, filler. Untuk menggunakannya, semen ini hanya dicampur dengan air. Tetapi bisa juga menggunakan bahan seperti pemasangan batako.
  • Umumnya memiliki ukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8–10 cm.
  • Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan:
    1. Bata hebel/celcon = 8 buah
    2. Semen instan = 11,43 kg
    3. Air = 0,15–0,16 liter
  • Kelebihan dinding bata hebel/celcon:
    1. Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
    2. Pemasangan lebih cepat.
    3. Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9–12.
    4. Ringan, tahan api, dan mempunyai kekedapan suara yang baik.
  • Kekurangan dinding bata hebel/celcon:
    1. Bata ringan lebih berfungsi sebagai sekat, bukan sebagai konstruksi dinding karena tidak kokoh akibat campuran zat kimia atau foam sehingga kepadatan campuran pun sangat rendah.
    2. Bata ini tidak kuat untuk digunakan pada dinding di lantai bawah, rumah bertingkat. Tengok saja, ruko, apartemen atau rumah 2-3 lantai, kebanyakan menggunakannya untuk dinding lantai atas karena ringan dan tidak kokoh/kuat.
    3. Harga relative lebih mahal.
    4. Tidak semua tukang pernah memasang bata jenis ini.
    5. Hanya toko material besar yang menjual dan penjualannya dalam jumlah m3.

    Ferdinand Lamak

Advertisements

One thought on “Mengantisipasi Gempa Bumi, Anda Pilih Mana: Batako, Bata Ringan atau Bata Merah?

  1. You post interesting content here. Your page deserves much
    bigger audience. It can go viral if you give it initial boost, i know useful service that can help
    you, simply type in google: svetsern traffic tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s